22 November 2013
Blog ini sengaja aku tulis untuk menuangkan kekaguman dan kecintaan ku terhadap seseorang. seseorang yang menurutku sangat luar biasa meskipun dibalut dalam tubuh mahasiswi 18 tahun. tapi 18 is just a number. Resifa adalah singkatan nama dia. kenapa aku tuliskan ini tentang dia. pertama karena memang aku sayang dia, yang kedua memang dia punya pengaruh besar dalam hidup ku, mimpi-mimpi dan cita-cita serta cinta ku.
aku introvert. lumayan parah introvert nya. kalau disuruh kenalan sama orang aku nya minder agak sungkan atau malu. lebih sering diam apalagi dalam obrolan susah untuk mengimbangi lawan bicara yg cas cis cus. kata orang kalau lihat aku itu semacam ada tembok benteng besar di depan ku sehingga orang sungkan untuk mendekat. judes, jutek, cuek. yeah i am. :)
Resifa? dia tidak akan betah untuk diam dalam waktu yang lama kecuali tidak enak badan atau benar-benar capek. hahaha. baru saja masuk kuliah alias maba. yang waktu SMA masih polos banget dan manja. tapi sekarang dia berubah total. selalu berbicara tentang impian, cita-cita dan bertindak untuk mengejar impian itu. dia buka "sapi ungu" karena sapi ungu itu sudah tidak terlalu unik lagi. mungkin dia "sapi orange" benar-benar beda dengan yang lain dan sangat mencolok.
jilbab paris abu-abu, kaos putih, jaket denim. tanpa make up sama sekali hanya bedak bayi dan minyak telon yg dia kenakan lagi-lagi kami selalu berbicara tentang impian, koreksi satu sama lain dan bercerita tentang kehebatan orang lain di sekitar kami.
Hari ini dia mencoba pertama kalinya untuk menulis blog. ini juga yang membuatku terinspirasi untuk aktif menulis lagi. secara dia belum ngerti sama sekali tentang apa itu blog, hanya sebuah celetukan "mas aku pengen ngeblog". yap, kami memang saling membantu untuk bisa mendapatkan impian atau goal entah jangka panjang maupun jangka pendek. lucu ketika dia mencoba menuliskan pengalaman nya hari ini, kesulitan menulis iya dan ujung-ujung nya malah curhat tentang perjalanan dia semenjak masuk menjadi maba sampai sekarang ini.
berhubung resifa kesulitan untuk menuangkan rasa syukur dia hari ini lewat tulisan aku mencoba menuliskan nya untuk dia. suatu saat biar dia membaca nya.
karena dia "sapi orange" dia banyak diincar oleh banyak orang untuk gabung membantu usaha nya orang-orang. banyak tawaran ke dia salah satu nya House of Orchita. Resifa selalu bertanya-tanya "aku baru 18 tahun kok bisa-bisa nya banyak orang percaya aku" selalu aku jawab "kamu memang bisa, tapi kamu nya sendiri yang sering ragu dan bertanya-tanya apa aku bisa". Resifa masuk menjadi team Orchita. baru sebulan ini kalau tidak salah. tugas dia sebenarnya mengelola social media channel nya orchita untuk sarana promosi.
Kuliah dimulai jam 7 hari ini Resifa iseng membawa baju-baju dari Orchita ke kampus tentu baju yg dia pakai juga dari orchita. saat makul pengantar bisnis selesai si dosen bertanya kepada resifa
"kamu bawa apa?"
"bawa baju bu"
si dosen tetap antusias
"baju apa?"
"baju-baju hijab gitu bu, dari Orchita"
"sini-sini ikut ibuk ke ruangan dosen nanti kamu tawarin ke dosen-dosen di sana"
mereka menuju ruangan dosen
selesai resifa menawarkan kepada dosen-dosen dan bu dosen pengantar bisnis tadi bilang lagi
"nanti ibuk ada arisan dosen, kamu bawa yang banyak ya"
Dengan antusias resifa langsung cerita ke aku. hanya bisa senyam senyum sambil terus mengagumi anak yang satu ini. dan memang aku sendiri juga sangat bersyukur karena bulan-bulan ini sangat banyak berkah dari Allah yang kami terima.
di jam kuliah yang kosong dari kampus UNS dia meluncur ke daerah UMS tempat House of Orchita. buset dari ujung timur solo ke ujung barat solo. dia mengmbil barang-barang dagangan untuk ditawarkan pas arisan dosen nanti. bersama temen nya fitria mereka berdua ke pavilium iboe tempat arisan dosen berlangsung. berapa yang terjual? sekitar Rp 700.000 dalam 1 hari tanpa promo, seakan-akan rejeki datang dengan sendiri nya. aku tahu perasaan dia, pasti gemeter dan terharu karena mungkin ini penjualan pertama dia dengan angka yang besar pula. aku tahu karena dulu aku juga seperti itu ketika menerima uang Rp 1.500.000 pertama ku. hasil keringat sendiri. hari ini dia seneng nya bukan main, badan nya capek tapi tidak berasa sangking seneng nya. padahal dari pavilium iboe resifa harus ke mojosongo, balik ke kampus, balik ke mojosongo lagi kemudia ke UMS lanjut pulang ke colomadu.
hey you. kamu sukses membuatku makin jatuh cinta sama kamu. :)